SMA Insan Cendekia Al Muslim, Green Education as a support to the Energy Efficiency Program

Image

“Sudah ada beberapa hal yang dilakukan oleh SMA Insan Cendekia Al Muslim dalam mengikuti Home and School Energy Champion 2012”, demikian perbincangan dengan Bapak Najmudin, S.Si, Kepala Sekolah SMA Insan Cendekia Al Muslim dibuka. Sekolah ini selalu mengadakan pertemuan rutin dengan tim manajemen energi dan guru untuk membahas tentang program hemat energi sekolah dan evaluasi program yang telah dilaksanakan.  Evaluasi dilaksanakan minimal seminggu sekali dan juga bisa ditambah jika sewaktu-waktu diperlukan. School management always urges and gives direction to all school communities especially to the students to always save energy, electricity in particular and all kinds of energy such as water and other nature resources.

Pahlawan energi dan OSIS juga membentuk tim yang bertugas mengecek kelas-kelas pada waktu istirahat atau ketika ruangan sedang tidak digunakan, untuk memastikan lampu dan AC dimatikan. “Tim manajemen energi bersama pahlawan energi telah membuat program untuk mematikan listrik pada saat istirahat.” Sekolah juga mengajak kerjasama dari orang tua siswa untuk berperan aktif membudayakan hemat  energi kepada putra-putrinya di rumah.

Tak lupa sticker himbauan dipasang untuk selalu mengingatkan agar tidak lupa mematikan listrik yang tidak terpakai jika meninggalkan ruangan. Yayasan sekolah secara bertahap mengganti lampu yang ada dengan lampu hemat energi. They also have Green Education subject to promote energy efficiency and to evaluate students’ progress on this matter.

Penghematan energi dilaksanakan di seluruh tempat dan di seluruh bagian sekolah (di dalam dan luar ruangan) dengan melibatkan orang tua, yayasan, guru, siswa serta karyawan sekolah untuk membantu program kebiasaan berhemat. Penghematan dilakukan sepanjang hari di sekolah yang jam belajar aktifnya dimulai pukul  06.30 sampai dengan 16.00 ini, khususnya pada jam istirahat 12.10-13.10 di mana listrik sekolah dipadamkan.  “Pada saat kegiatan belajar mengajar, penghematan dilakukan dengan cara memasang AC dengan suhu yang optimal sekitar 240C-260C dan menutup pintu ruang dengan rapat pada saat AC dihidupkan”, demikian penjelasan Pak Najmudin.

Diakui Bapak Najmudin bahwa memang ada tantangan-tantangan dalam mengikuti kompetisi ini, seperti mengubah budaya hemat listrik, yaitu untuk selalu mematikan lampu dan AC ketika meninggalkan ruang dan menutup pintu dengan rapat setelah dibuka. Belum semua pihak memahami pentingnya hemat energi dan belum merasakan dampak positif hasil dari penghematan yang dilakukan. Pendanaan juga sedikit terhambat, karena untuk mengganti lampu hemat energi harus ada persetujuan dari Yayasan. Optimalisasi penggunaan AC juga sedikit sulit karena masih ada lubang-lubang di dinding.

Namun, SMA Insan Cendekia AL Muslim sudah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi tantangan tersebut, seperti memasukkan budaya hemat energi menjadi bagian penilaian psikomotor dan afektif dalam pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup dan memberikan arahan dan pembinaan terus menerus kepada seluruh siswa melalui tim manajemen energi dan tim pahlawan energi. Parents are also encouraged to support their child in this energy efficiency program. Ruangan ber-AC yang masih memiliki lubang juga segera ditambal.

SMA AL Muslim tentunya akan berusaha seoptimal mungkin untuk dapat menjadikan hemat energi sebagai bagian dari karakter siswanya. “Jika hemat energi sudah menjadi karakter/budaya guru, karyawan dan seluruh siswa maka Insya Allah kami bisa menjadi pemenang”, demikian Bapak Najmudin mengakhiri pernyataannya.

Image

ImageImage

 

Posted on 21 Mei 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: