Sekolah Madania Optimis Memenangkan Energy Champion 2012

Setelah mengikuti Home and School Energy Champion 2012 selama 6 minggu, tentu ada berbagai cerita menarik yang dialami para peserta. Apa pendapat Sekolah Madania terhadap kompetisi ini? Apa saja tantangan yang dialami? Ini cerita mereka. “Kegiatan Home and School Energy Champion 2012 ini merupakan hal yang sangat menarik untuk diikuti karena bisa dimanfaatkan sebagai wahana penyaluran kreativitas siswa terutama melalui Tantangan Bulanan yang diadakan. Juga dengan adanya kompetisi ini, wawasan dan pengetahuan siswa serta pihak sekolah atau manajemen mengenai berbagai cara untuk hemat energi menjadi bertambah”, kata Ibu Alfi Afifah, Kepala Sekolah Madania. Seorang Energy Warrior Madania mengungkapkan, “Saya senang dan bangga sekali bisa terpilih dalam tim Energy Warrior untuk mewakili Madania dalam kompetisi ini. Kita sudah siap dengan data-data yang ada dan yakin pasti bisa jauh lebih hemat. We believe by doing a small thing, can give impact for our environment”. This attitude works well along with the school principle: to educate students to become lifelong learners and have high self-motivation, to be confident, independent, to think ahead and have greater social awareness.

“Dengan Home and School Energy Champion 2012, wawasan dan pengetahuan seluruh warga sekolah tentang efisiensi energu menjadi bertambah”, papar Ibu Alfi Afifah, Kepala Sekolah Madania. Ibu Alfi juga memberitahukan bahwa seluruh siswa Primary dan Secondary harus terlibat dalam kegiatan yang sudah mereka lakukan selama ini di lingkungan Madania. “Di bulan Desember, Energy Warrior sudah melakukan sosialisasi kegiatan ini ke siswa Primary 1 sampai 6 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghemat energi.” Pada level Secondary, bertepatan dengan Environment Week di akhir bulan Maret lalu, mereka mengadakan berbagai kegiatan, di antaranya adalah pelantikan Energy Warrior, sosialisasi generasi hemat energi dan audisi untuk tantangan bulanan. Selain itu, rapat regular tim Energy Warrior juga dilaksanakan untuk menyusun pembagian tugas dan job description, jadwal tugas dan lain-lain. Tim Energy warrior juga mengikuti workshop dengan narasumber dari Kementrian ESDM pada 4 April 2012. The biggest challenge for this first month is the limited time. Di bulan Maret, Madania menyelenggarakan ujian tengah semester untuk kelas 7, 8, 10 dan 11 dan ujian akhir semester untuk kelas 9 dan 12. Libur di akhir bulan Maret juga memotong waktu yang ada menjadi sangat terbatas. Untuk mengatasi tantangan ini, Madania menggunakan komunikasi online dengan menggunakan internet. This way, eventhough they can not meet in person, they can still coordinate with each other. “Kami optimis untuk memenangkan kompetisi ini, tetapi seperti yang sudah pernah disampaikan, bahwa tujuan kami berpartisipasi bukan hanya untuk memenangkan kompetisi. Tetapi untuk ke depannya adalah untuk membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan dan tentunya hemat energi”, Ibu Alfi menutup perbincangan.

Posted on 16 April 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: